Penyuluhan Hukum Peran Organisasi Mahasiswa Lintas Agama dalam Pembangunan Negara Hukum yang Inklusif dan Konstitusional: Upaya Penguatan Partisipasi Konstitusional Pemuda di Kota Mataram
Keywords:
Organisasi Mahasiswa, Lintas Agama, Negara Hukum, Aspirasi, Cipayung PlusAbstract
Penguatan kehidupan demokrasi dan konstitusional di Indonesia menuntut partisipasi aktif generasi muda, khususnya mahasiswa, dalam menyalurkan aspirasi melalui jalur yang tepat dan sesuai hukum. Keberagaman organisasi mahasiswa keagamaan dan kebangsaan kerap memunculkan potensi fragmentasi dan polarisasi berbasis identitas apabila tidak dikelola dalam bingkai konstitusional yang inklusif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai peran strategis organisasi mahasiswa lintas agama dalam mendukung pembangunan negara hukum yang inklusif dan konstitusional, serta membangun kesadaran bersama akan pentingnya menyalurkan aspirasi pemuda melalui jalur yang telah disediakan oleh konstitusi tanpa membeda-bedakan perbedaan agama, suku, maupun latar belakang organisasi. Kegiatan dilaksanakan melalui penyuluhan hukum yang diselenggarakan oleh Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Mataram, bertempat di Aula IKA Universitas Mataram, dan dihadiri oleh organisasi mahasiswa keagamaan dan nasional, kelompok Cipayung Plus, serta mahasiswa umum. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai mekanisme konstitusional dalam menyampaikan aspirasi serta tumbuhnya kesadaran kolektif akan pentingnya solidaritas lintas agama dan lintas organisasi dalam mendukung tegaknya negara hukum yang inklusif dan bermartabat.



